Share

Lempar Jumrah Berjalan Lancar

Rabu, 09 November 2011 09:05 WIB

Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Tidak adanya desak-desakan disebabkan Jamarat kini sudah bertingkat empat dengan dilengkapi eskalator sebanyak empat buah di tiap lantainya, untuk naik dua dan untuk turun dua eskalator. Ditambah lagi, di setiap tempat melempar jumrah dijaga sekitar 8-10 Askar. Untuk mengatur agar tidak terjadi saling himpit dan dorong sesama jamaah dalam melempar jumrah.
Tidak adanya desak-desakan disebabkan Jamarat kini sudah bertingkat empat dengan dilengkapi eskalator sebanyak empat buah di tiap lantainya, untuk naik dua dan untuk turun dua eskalator. Ditambah lagi, di setiap tempat melempar jumrah dijaga sekitar 8-10 Askar. Untuk mengatur agar tidak terjadi saling himpit dan dorong sesama jamaah dalam melempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Hari kedua mabit atau menginap di Mina diramaikan dengan jutaan jamaah haji secara berganti melempar jumrah. Meski begitu, lempar jumrah berlangsung aman dan terkendali.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Tidak adanya desak-desakan disebabkan Jamarat kini sudah bertingkat empat dengan dilengkapi eskalator sebanyak empat buah di tiap lantainya, untuk naik dua dan untuk turun dua eskalator. Ditambah lagi, di setiap tempat melempar jumrah dijaga sekitar 8-10 Askar. Untuk mengatur agar tidak terjadi saling himpit dan dorong sesama jamaah dalam melempar jumrah.
Tidak adanya desak-desakan disebabkan Jamarat kini sudah bertingkat empat dengan dilengkapi eskalator sebanyak empat buah di tiap lantainya, untuk naik dua dan untuk turun dua eskalator. Ditambah lagi, di setiap tempat melempar jumrah dijaga sekitar 8-10 Askar. Untuk mengatur agar tidak terjadi saling himpit dan dorong sesama jamaah dalam melempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Pantauan Okezone, hari pertama melempar jumrah, yaitu Minggu 6 November, tempat jumrah masih relatif lengang. Sekalipun ribuan jamaah mulai menyemut di sekeliling jamarat. Lantai empat terlihat sangat lengang di sore hari. Hanya puluhan jamaah yang melakukan lempar jumrah.
Hari kedua mabit atau menginap di Mina diramaikan dengan jutaan jamaah haji secara berganti melempar jumrah. Meski begitu, lempar jumrah berlangsung aman dan terkendali.

Photographer

uky - Syukri Rahmatullah

Lokasi

Mina, Makkah

Kategori

info haji

Hari kedua mabit atau menginap di Mina diramaikan dengan jutaan jamaah haji secara berganti melempar jumrah. Meski begitu, lempar jumrah berlangsung aman dan terkendali. Namun pada hari kedua melempar jumrah, Jamarat mulai disesaki jamaah haji dari berbagai negara. Tempat melempar jumrah bertingkat empat itu mulai penuh. Sejauh ini pelemparan jumrah berlangsung aman, tidak ada lagi desak-desakan yang berarti, Selasa (8/11/2011).

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentar disclaimer