Bentrok Parleman Ukraina

Sabtu, 26 Mei 2012 10:00 WIB

Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.
Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina. Perkelahian itu menyebabkan beberapa orang anggota parlemen terluka. Fraksi oposisi Ukraina yang pro-Barat ingin mengeluarkan Ukraina dari bayang-bayang Rusia. Sementara itu, para anggota parlemen yang berasal dari kubu Presiden Viktor Yanukovych justru mendukung penggunaan bahasa Rusia. Ketidaksepakatan itu menciptakan perkelahian di kantor parlemen dan satu orang politisi dari fraksi oposisi, Mykola Petruk, terluka di bagian kepalanya. Hingga saat ini, fraksi oposisi pun mendesak Pemerintah Ukraina segera menyelidiki bentrokan itu.

Photographer

dym - Dailymail

Lokasi

parlemen ukraina

Kategori

internasional

Perkelahian muncul dalam kantor Parlemen Ukraina pada Kamis malam setelah fraksi oposisi menolak rancangan undang-undang penggunaan bahasa Rusia di pengadilan, rumah sakit, dan seluruh institusi di Ukraina.

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentar disclaimer