okezone   •   okefood   •   okeklasika   •   myzone   •   video   •   foto   •   suar
Photo » News » Kasus Penembakan Misterius 1982-1985

Kasus Penembakan Misterius 1982-1985

Rabu, 25 Juli 2012 - 08:30 wib
Dari ki-ka; Penyelidik kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) penembakan misterius Rima Purnamasari, Wakil Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Jhony Nelson Simanjuntak, Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo, Penyelidik Eko Dahana, menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
  • Dari ki-ka; Penyelidik kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) penembakan misterius Rima Purnamasari, Wakil Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Jhony Nelson Simanjuntak, Ketua Penyelidik kasus dugaan pelanggaran HAM penembakan misterius Joseph Adi Prasetyo, Penyelidik Eko Dahana, menyampaikan laporan penyelidikan peristiwa penembakan misterius, di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Komnas HAM meminta Jaksa Agung menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM atas peristiwa penembakan misterius (petrus) periode 1982-1985 sesuai dengan ketentuan KUHAP dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, yang diduga dilakukan oleh unsur-unsur TNI, seperti Koramil, Kodim, Kodam, atau garnisun yang merupakan gabungan TNI dan polisi.
Image of

Possibly Related Photo :

Komentar

Facebook Comment List

Rating

Properties

Photographer
rsb - Runi Sari B
Lokasi
Komnas HAM, Jakarta Pusat,
Kategori
polhukam ,
Tags
pelanggaran ham , kasus ham ,

Share