Share

Pertunjukan Teater Under The Volcano sebagai Pengingat Bahwa Bencana Alam Bagian dari Kehidupan Masyarakat

Heru Haryono, Jurnalis · Sabtu 27 Agustus 2022 08:21 WIB

Pemeran teater mementaskan Under The Volcano di Ciputra Artpreneur, Jumat (26/8/2022). Pementasan yang disutradarai oleh Yusril Katil ini merupakan sebuah karya yang mengangkat tema bencana alam, terinspirasi dari “Syair Lampung Karam” karya Muhammad Saleh yang ditulis pada 1883. Komunitas Seni Hitam Putih yang berasal dari Padang Panjang melihat apa yang digambarkan Muhammad Saleh dalam syairnya, sangat relevan dengan situasi di kampung halaman mereka yang harus selalu waspada terhadap bencana alam karena kontur geografis yang dikelilingi gunung berapi. Jika dilihat dalam konteks yang lebih jauh lagi, “Under the Volcano” juga merupakan sebuah pengingat bagi masyarakat Indonesia bahwa bencana alam akan selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat karena lokasi geografis yang terletak di lintasan ring of fire.

 

Bakti Budaya Djarum Foundation, Bumi Purnati Indonesia dan Ciputra Artpreneur mempersembahkan pertunjukan teater berkelas internasional Under the Volcano. Under the Volcano merupakan pertunjukan hasil kolaborasi antara Bumi Purnati Indonesia dan Komunitas Seni Hitam Putih Sumatera Barat yang bisa disaksikan pada Sabtu, 27 Agustus 2022 pukul 16.00 & 20.00 WIB di Ciputra Artpreneur Theater.

 

Dalam karya yang dimainkan oleh Komunitas Seni Hitam Putih dan Jajang C. Noer, dikomposeri oleh Elizar Koto dengan dramaturgi Rhoda Grauer ini, nuansa Minangkabau yang dinamis dan melankolis amat terasa, dengan pesan universal yang disampaikan bahwa "jika hari ini adalah tahun 1883, untuk bertahan hidup dari bencana alam seseorang harus bergantung pada bantuan orang lain". Under the Volcano dibagi menjadi enam bagian dan dilakonkan dengan narasi berbahasa Melayu dan Minangkabau yang diperkuat dengan elemen silat, tarian, musik, dan efek visual digital yang menakjubkan. 

(Heru Haryono)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini