Share

Bantu Tingkatkan Produktifitas, Askrindo Bantu Workshop Angklung Mang Ujang

Heru Haryono, Jurnalis · Senin 14 November 2022 09:41 WIB

Plh. Pimpinan Wilayah Bandung PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo Himawan Sutanto (kiri) bersama Corporate Communication Askrindo, Luluk Lukmiyati (kanan) memberikan bantuan kepada pengrajin Angklung Mang Ujang, Bandung. Askrindo memberikan bantuan berupa alat pendukung produksi guna meningkatkan produktifitas pengrajin angklung.

 

 

Kota Bandung telah mendeklarasikan diri sebagai “Kota Angklung” pada bulan Mei 2022, alat musik bambu tersebut memang sejak lama melekat dengan Kota Kembang. Hal itu terlihat dari ekosistemnya yang terdiri dari kalangan pendidikan, komunitas, literatur hingga industri pariwisata di sana.

 

Pasca deklarasi “Kota Angklung” tersebut membuat para pengrajin, dan penjual Angklung berhasil meningkatkan produktifitas serta omzet penjualan mereka. 

 

Mang Ujang salah satu pengrajin angklung di daerah Pasirlayung, Bandung dirinya melanjutkan usaha pembuatan angklung dari orang tuanya yang sudah menjadi pengrajin dari tahun 1993. Hal tersebut dilakukannya karena kecintaannya pada angklung itu sendiri. Saat ini dirinya mulai merasakan manfaat dari deklarasi kota Bandung menjadi “Kota Angklung”, dirinya mulai mendapatkan peningkatan omzet di tiap bulannya.

 

“Peningkatan omzet saat ini sudah mulai terasa mulai hal itu didasarkan dari mulai banyaknya pesanan dari acara kebudayaan sekolah, dinas serta pariwisata. Selain itu untuk di luar Jakarta seperti Jakarta, Bogor juga mulai mengalami peningkatan,”ujarnya.

 

Dengan menggunakan bambu Hitam dari daerah Surade, Cianjur ataupun Garut, Mang Ujang bersama lima karyawannya bisa menjual 75 set angklung tiap bulannya yang mana satu set angklung itu berisi delapan angklung. Harga perset angklung yang dijualnya sebesar Rp.200.000 dengan itu Mang Ujang bisa menghasilkan omzet Rp. 15.000.000 tiap bulannya. Tetapi hal tersebut masih belum sebesar sebelum pandemic covid 19 menlanda.

 

“Sebelum pandemi kami pernah mengekspor 5.000 set angklung ke Roma serta pernah juga mengekspor angklung ke china untuk acara kebudayaan Indonesia di sana,”jelasnya.

 

Melihat hal positif tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo mendukung penuh dengan penjaminan kredit modal kerja untuk usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM). Selain dengan produk yang dimilikinya, Askrindo juga membantu memberikan bantuan berupa alat penunjang produksi untuk Angklung Mang Ujang.

 

Plh. Pimpinan Wilayah 2 Bandung PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), Himawan Sutanto menjelaskan, Askrindo terus mendukung dan memberi semangat kepada pelaku UMKM untuk bangkit dan memulihkan ekonomi Indonesia. Dorongan Askrindo untuk terus membantu pertumbuhan UMKM juga merupakan bagian dari pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 2020 hingga saat ini.

 

"Dukungan Askrindo untuk UMKM tidak hanya sebatas penjaminan saja, namun dari sisi pendampingan juga dijalankan. Askrindo Kanwil  Bandung sendiri di tahun 2022, sejak Januari hingga 31 Oktober,, telah melakukan penjaminan KUR sebesar Rp.15,8 Triliun dengan total debitur 43.5 ribu," ujar Himawan saat kunjungan UMKM dan Media Gathering, Jakarta - Bandung 11-13 November 2022 kemarin.

(Heru Haryono)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini