Share

Sambut Kanselir Jerman, Presiden Argentina & Afrika Selatan, Ini Pesan Sandiaga Uno

Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 09:30 WIB

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyambut kedatangan sejumlah pimpinan negara yang datang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. 

 

Tak hanya Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, Sandiaga Uno turut menyambut kedatangan tiga pimpinan negara berturut-turut di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali pada Selasa (15/11/2022), yaitu Kanselir Jerman Olaf Scholz, Presiden Argentina Alberto Fernandes dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. 

 

Pada kesempatan pertama, Sandiaga Uno bertemu dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz yang datang bersama sejumlah delegasi dunia usaha dan juga beberapa pemimpin-pemimpin bisnis. 

 

Dalam pertemuan tersebut, Olaf Scholz diungkapkannya sangat senang dapat menginjakkan kaki di Pulau Dewata. 

 

Apalagi ketika dirinya menceritakan tentang Pantai Jerman yang akan menyelenggarakan Festival Pantai Jerman Kuta tanggal 18 November 2022.

 

"Beliau sedikit surprise (terkejut) karena tidak menyangka ada sebuah Jerman Beach yang ada di Bali. Tentunya ini adalah bagian daripada persahabatan lama antara sisi pariwisata Indonesia, khususnya Bali dengan negara Jerman," ungkap Sandiaga Uno.

 

"Tentunya ini kita harapkan terus meningkatkan kunjungan wisatawan Eropa, khususnya Jerman yang terkenal memiliki kualitas lama tinggal yang panjang serta memberikan dampak ekonomi yang luas kepada destinasi-destinasi yang ada di Bali," paparnya.

 

Lebih lanjut diungkapkannya, usai menyambut kedatangan Olaf Scholz, Sandiaga Uno yang mewakili Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyambut kedatangan Presiden Argentina, Alberto Fernandes. 

 

Kedatangan Alberto Fernandes untuk menghadiri KTT G20 ini katanya menjadi bukti eratnya persahabatan kedua antara Indonesia dengan Argentina. 

 

"Kedatangan Presiden Alberto Fernandes menjadi bukti eratnya persahabatan kedua negara," ungkap Sandiaga Uno.

 

"Saya menyampaikan selamat datang di Bali untuk mendapatkan KTT G20 yang bermanfaat untuk memperkuat hubungan baik antara Indonesia dan Argentina," ujarnya.

 

Hal senada turut disampaikan Sandiaga Uno ketika menyambut Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. 

 

Afrika Selatan diungkapkan Sandiaga Uno merupakan salah satu negara yang memiliki sejarah panjang dengan Indonesia sejak ratusan tahun lalu. 

 

Hal itu dipaparkan Sandiaga Uno bermula dari kisah para pelaut Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan yang berlayar dan berdagang hingga ke tanah Afrika. 

 

Tak hanya membuka jalur perdagangan, kedatangan para saudagar asal Bugis itu diungkapkannya menciptakan peradaban di Afrika Selatan. 

 

Satu di antaranya adalah batik yang menjadi komoditas dan dikembangkan warga Afrika Selatan hingga saat ini. 

 

"Saat bertemu Bapak Presiden Afrika Selatan saya menyampaikan Indonesia berterima kasih kepada mendiang Presiden Nelson Mandela yang banyak menggunakan batik, dan batik ini mendunia, salah satunya karena jasa dari Presiden Nelson Mandela yang rutin menggunakan batik," ungkap Sandiaga Uno.

 

"Di Afrika Selatan sendiri, batik juga disebut sebagai batik, dan mereka juga memiliki motif-motif yang konon kabarnya walau motif-motifnya berasal dari Afrika Selatan, tapi diinspirasi oleh batik-batik yang ada di Indonesia," paparnya.

 

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan saya ucapkan selamat datang di Bali. Atas kedatangannya mudah-mudahan kita bisa mempererat hubungan, bukan hanya pariwisata tapi juga ekonomi kreatif antara kedua negara," tuturnya.

 

(Foto: Dokumentasi Kemenparekraf) (hru)

(Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini