Kolaborasi Strategis BUMN Perkuat Ekosistem Maritim Nasional

Arif Julianto/okezone, Jurnalis · Jum'at 02 Januari 2026 20:41 WIB
PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL Indonesia resmi menjajaki kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini memperkuat sinergi kedua BUMN di sektor maritim yang telah dirintis sejak pertengahan tahun 2025.
 
Ruang lingkup kerja sama meliputi pembangunan dan modifikasi kapal, pemeliharaan dan perbaikan armada, pengembangan kapabilitas, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PIS Surya Tri Harto dan CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.
 
Simon menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal yang positif dalam mendukung transformasi industri energi nasional. “Kami menyadari perlunya terus bertransformasi untuk membawa industri energi Indonesia semakin maju,” ujarnya.
 
Direktur Utama PIS Surya Tri Harto menambahkan, sinergi dengan PT PAL merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan energi domestik dan global. Selain memperkuat armada dan layanan, kerja sama ini juga menegaskan komitmen PIS dalam memajukan industri maritim dalam negeri.
 
Kolaborasi ini melanjutkan kerja sama yang telah berjalan, khususnya dalam perawatan, perbaikan, dan pembangunan kapal PIS oleh PT PAL. Hingga kini, PIS mengoperasikan sekitar 750 kapal—termasuk 111 kapal milik sendiri—yang mendukung distribusi energi nasional dan internasional. Sepanjang operasionalnya, PIS telah menyalurkan sekitar 161 miliar liter minyak, BBM, dan LPG.
 
Sementara itu, CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menegaskan kerja sama ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk mendorong kemandirian industri maritim nasional. Menurutnya, konsolidasi yang kuat antar-BUMN akan membuka potensi pasar dan menciptakan efek berganda bagi ekosistem industri maritim Indonesia.
 
Melalui sinergi ini, PIS dan PAL diharapkan mampu memperkuat ekosistem pelayaran nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia sebagai negara maritim.

(Arif Julianto/okezone)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini