Ghea Panggabean mengambil inspirasi dari budaya China peranakan tahun 1920 dengan menjadikan kisah Oei Hui Lan, putri Raja Gula Asia Tenggara dari Semarang dalam menciptakan rancangannya. Dengan taburan etnik sulam dan bordir bermotif Nusantara dalam warna-warna pekat, karya Ghea terlihat memesona dan elegan.
(rsb)