Analisis Kebutuhan Listrik & Dampak bagi Ekosistem Lokal

Heru Haryono, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 20:16 WIB
Rilis laporan hasil analisis mengenai kebutuhan listrik di Sumatera Utara dan dampak rencana PLTA Batang Toru, di Jakarta, Rabu 22 Januari 2020. 
 
Laporan tersebut menyampaikan, proyek pembangkit listrik tenaga air yang direncanakan dibangun di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tersebut bukan hanya tidak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan listrik Indonesia atau Sumatera Utara di masa depan, tetapi juga mengancam ekosistem lokal serta orangutan Tapanuli yang terancam kritis.
 
Acara ini dihadiri Peneliti tambang dan energi Auriga Iqbal Damanik, Direktur Srikandi Lestari Sumatera Utara Mimi Surbakti, inisiator pembangkit listrik berbasis rakyat Tri Mumpuni, dan Principal Brown Brothers Energy and Environment David Brown. 

(hyo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini