Pendukung Tuntut Pembebasan Aung San Suu Kyi Pasca Kudeta Militer di Myanmar

Reuters, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 16:45 WIB
Pendukung NLD memegang foto pemimpin Aung San Suu Kyi di luar kedutaan Myanmar setelah militer merebut kekuasaan dari pemerintah sipil yang dipilih secara demokratis dan menangkapnya, di Bangkok, Thailand 1 Februari 2021. 
 
Semua mata tertuju ke Panglima militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, setelah pemimpin de-facto Aung San Suu Kyi dan tokoh senior pemerintahan ditahan dalam kudeta militer. Min Aung Hlaing diketahui pernah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) terkait operasi militer Myanmar terhadap warga etnis Muslim Rohingya.
 
Seperti dilansir Reuters, Senin (1/2/2021), militer Myanmar dalam pernyataan via televisi miliknya, Myawaddy Television, mengumumkan pihaknya mengambil alih kekuasaan dan menetapkan masa darurat selama satu tahun ke depan. Militer juga mengumumkan bahwa kekuasaan telah diserahkan kepada Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Panglima Militer Myanmar. (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)(ddk)

(rts)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini