Ketat, Masuk Mal di Makkah Wajib Tunjukkan Barcode Kesehatan

okezone, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 14:21 WIB
Pandemi Covid-19 benar-benar mempengaruhi kehidupan di berbagai negara, termasuk di Indonesia dan Arab Saudi. Contohnya interaksi sosial secara langsung di kedua negara tersebut dibatasi.
 
Sebagai gambaran, interaksi langsung antar-individu di dalam pusat perbelanjaan tak bisa dilakukan sebebas dulu. Sebab masing-masing harus jaga jarak, sering cuci tangan, dan memakai masker.
 
Lebih luar biasa di Makkah, Arab Saudi, sebab tidak sembarangan bisa masuk ke mal-mal di kota itu. Setiap orang yang masuk ke pusat perbelanjaan wajib menunjukkan aplikasi Tawakkalna yang sudah berisi kode barcode riwayat kesehatan pribadi.
 
Untuk mendapatkan kode barcode tersebut, jamaah umrah Indonesia mesti lebih dulu mendownload aplikasi Tawakkalna. Setelah itu mengisi biodata diri sesuai paspor atau visa, lalu identifikasi sidik jari dan retina.
 
Setelah diisi, akan muncul di layar utama keterangan tentang pernah tidaknya calon pengunjung terinfeksi virus Covid-19. Kemudian di bawahnya terdapat barcode yang akan di-scan petugas mal untuk mengetahui riwayat rinci kesehatan pengunjung pusat perbelanjaan.
 
Jika hasil scan barcode menunjukkan terkena Covid-19, maka tidak boleh masuk mal. Namun jika negatif Covid-19, baru dipersilakan masuk.
 
Sementara Komisaris Garislurus Lintas Semesta Travel Umrah & Haji Plus, Bambang Tri Nugroho mengaku punya pengalaman dicegat ketika hendak melintasi mal di lantai dasar di gedung hotel tempat ia menginap di Makkah
 
Kata Bambang saat itu ia sempat tidak diperkenankan masuk karena tidak bisa menujukkan barcode dalam aplikasi Tawakkalna. Namun setelah diberitahu bahwa dirinya jamaah umrah yang hendak menuju hotel, baru petugas mempersilakan masuk. (Foto : MPI/(Foto : MPI/Abusah Mapane) (hru)

(okz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini