Melihat Lebih Dekat Pembangkit Listrik Berteknologi Energi Baru Terbarukan PLTA Rajamandala

Arif Julianto/okezone, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 21:05 WIB

Foto udara suasana PLTA Rajamandala di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

PLTA Rajamandala memiliki kepasitas 47 Mega Watt (MW) dan telah beroperasi sejak Mei 2019. Pembangkit dengan teknologi modern ini mampu memproduksi listrik mencapai 496 Mega Watt hour (MWh) per hari dan 181 Giga Watt hour (GWh) per tahun.

Kehadiran PLTA Rajamandala bukan sekadar pembuktian komitmen Indonesia dalam mewujudkan dunia yang lebih ramah lingkungan. PLTA ini menjadi bukti bahwa pembangkit energi baru terbarukan (EBT) berbasis air sebagai energi bersih, juga memenuhi pilar-pilar Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya yaitu pilar pembangunan lingkungan.

Sebagai pembangkit modern, PLTA Rajamandala memanfaatkan aliran sungai Citarum yang merupakan keluaran dari PLTA Saguling dengan menggunakan turbin Vertical Kaplan. PLTA ini tidak memerlukan pembangunan waduk atau bisa disebut dengan kategori PLTA run-of-river.

PLTA Rajamandala menerapkan teknologi terbaru pada konstruksi pipa pesat, spiral case dan labirin waterway dengan menggunakan bahan beton bertulang serta teknologi yang efisiensi pada sisi turbin kaplan. (FOTO: OKEZONE/ARIF JULIANTO) (ddk)

(jul)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini