Tolak Penurunan Tarif Minimum, Pengemudi Ojol Kota Solo Geruduk Kantor Gojek

Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO, Jurnalis · Senin 22 November 2021 17:37 WIB

Pengemudi ojek online (ojol) berunjuk rasa menolak penyesuaian tarif dengan mendatangi kantor Gojek di Solo, Jawa Tengah, Senin (22/11/2021). Dalam aksi tersebut mereka menolak penurunan tarif minimum pesanan makanan atau layanan order GoFood dari Rp8.000 menjadi Rp6.400 karena akan mengurangi pendapatan pengemudi ojek daring.    Menurut Head of Regional Corporate Affairs Gojek Central & West Java ‘Kami selalu terbuka terhadap tiap aspirasi dari mitra kami. Saat ini, kami telah memiliki wadah seperti Kopdar dan berbagai platform komunikasi lainnya untuk para mitra dan komunitas driver menyampaikan aspirasi. Mengenai penyesuaian ongkir, hal ini hanya diterapkan pada ongkir jarak dekat hingga 2 km saja, sedangkan ongkir dalam jarak di atas 2 km tetap sama. Hal ini dilakukan salah satunya untuk meningkatkan potensi pendapatan mitra yang memungkinkan adanya waktu penyelesaian order yang lebih singkat dengan jarak yang lebih dekat. Sehingga, mitra driver bisa lebih banyak mendapatkan order. Ditambah lagi, kami juga menyediakan skema apresiasi tambahan kepada mitra driver yang besarannya disesuaikan di masing-masing daerah. Hal ini sejalan dengan fokus kami untuk memaksimalkan peluang pendapatan mitra driver. Berdasarkan hasil uji coba pemberlakuan penyesuaian ongkir di kota-kota lain, terdapat peningkatan jumlah order jarak dekat yang berdampak positif pada pendapatan bagi mitra driver kami, dibandingkan periode sebelum penyesuaian ongkir ini diberlakukan. Selain itu, saat ini, layanan GoFood juga telah memulai fase pertama pemberlakuan biaya waktu tunggu (wait time fee) dan segera memberlakukan biaya parkir (parking fee) secara bertahap. Upaya ini diharapkan dapat semakin mendukung pendapatan mitra driver secara organik.’

(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/rwa) (hru)

(ayu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini