Share

Semarakkan ASEAN Para Games 2022, Sandiaga Uno Hadirkan Fesyen hingga Jam Tangan Kayu di Bandara Soetta

Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 13:27 WIB

Dalam rangka menyemarakkan perhelatan ajang olahraga bergengsi "11th ASEAN Para Games 2022", Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memberikan beberapa dukungan di antaranya menampilkan tiga pelaku ekonomi kreatif di Terminal 3 Kedatangan Domestik, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Provinsi Banten.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang juga berperan sebagai Ketua Harian Gernas BBI meninjau pameran tersebut, di Tangerang, Minggu (31/7/2022) dan menjelaskan bahwa tiga jenama (merek/brand) yang dihadirkan ini merupakan binaan dari program Kemenparekraf yaitu Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI). 

 

"Ini merupakan langkah kongkret kami dalam memberikan pelaku ekonomi kreatif lebih banyak ruang aktualisasi, sehingga mereka dapat terus berkembang. Karena pelaku ekonomi kreatif adalah ujung tombak kita untuk mencetak 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun 2022 dan di tahun 2024 sebanyak 4,4 juta lapangan kerja baru yang berkualitas," kata Menparekraf.

 

Pameran yang dilaksanakan sejak 28 Juli hingga 6 Agustus 2022 ini adalah hasil kolaborasi Kemenparekraf dengan Indonesia National Paralympic Organization Comittee (INASPOC). 

 

Selain untuk memeriahkan ajang ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, dukungan ini juga untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap jenama lokal, dengan begitu minat masyarakat membeli produk tersebut dapat meningkat, yang kemudian memberikan dampak pada kesejahteraan pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

 

Tiga jemana tersebut di antaranya Apikmen Tandanggawe Sempurno (peserta di Bogor tahun 2021). Jenama yang bergerak di fesyen ini menampilkan batik dan lurik kekinian namun tetap mempertahankan motif etnik tradisional.

 

Kemudian, Ma.Ja Watch (peserta di Cilegon tahun 2022), sesuai dengan namanya, jenama lokal satu ini membuat jam tangan berbahan baku kayu maple, jati, dan sonokeling. Dan homLiv (peserta di Tangerang Selatan tahun 2022), yang membuat alat masak dari kayu dengan standardisasi quality control tinggi.

 

Selain itu, Kemeparekraf/Baparekraf juga memberikan dukungan 11th ASEAN Para Games 2022 dengan menghadirkan food truck yang bekerja sama dengan Komunitas Foodtruck Solo Raya.

 

Ada tiga food truck yang ikut berpartisipasi di Stadion Manahan Solo yaitu Cekopi (kopi dan minuman), Foodbus (burger dan snack), dan Iam Pops Roadies (olahan ayam).

 

"Food truck ini sebuah terobosan karena semakin meningkat tajam kunjungan wisatawan yang hadir perlu ada peningkatan layanan dari segi food and beverage. Mudah-mudahan gerak cepat kita dapat memperluas peluang usaha dan lapangan kerja. Dan food truck ini adalah tatanan ekonomi baru, karena mereka mobile bisa bergerak ke mana saja sesuai dengan event," katanya.

 

ASEAN Para Games adalah ajang multi-olahraga dua tahunan yang diadakan setelah pesta ASEAN Games, dengan melibatkan atlet penyandang cacat dari yaitu Indonesia, Vietnam, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Perhelatan ini diharapkan mampu mendatangkan multiplier effect yang besar bagi perekonomian tanah air.

 

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Deputi Bidang Ekonomi Digital Dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Neil El Himam; dan Koordinator Fesyen, Kriya, dan Desain Produk Kemenparekraf/Baparekraf, Romi Astuti.

 

(Foto: Dokumentasi Kemenparekraf) (hru)

(Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini