Sekolah Daring, Siswa Kinestik Sering Alami Kebosanan

Ali Masduki, Jurnalis · Senin 12 April 2021 13:34 WIB

Pelajar SMP Al Falah Surabaya mengikuti simulasi penerapan protokol kesehatan Sekolah Tatap Muka di SMP Al-Falah, Jl. Darmokali Surabaya, Jawa Timur, Senin 12 April 2021. Simulasi tersebut untuk memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan benar-benar bisa diterapkan jelang pelaksanaan Sekolah Tatap Muka pada tahun ajaran baru 2021/2022.

 

Kepala SMP Al Falah Surabaya, Jusa Indrawan mengatakan bahwa SMP Al-Falah Surabaya sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Simulasi yang dilakukan mulai dari proses memasuki pintu gerbang, pembelajaran di dalam kelas, proses interaksi siswa dengan guru hingga siswa kembali kerumah masing-masing ini sekaligus untuk memberikan gambaran dan meyakinkan pada orangtua wali murid dan stakeholder.

 

Dengan simulasi ini diharapkan protokol kesehatan menjadi kebiasaan bagi para guru dan siswa baik saat disekolah dan dilingkungan masing-masing. Menurut Jusa, secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran daring memang tidak ada kedala. Hanya saja, bagi siswa dengan tipe kinestik, yakni tipe yang cenderung aktif, kritis, dan suka belajar dengan praktek sedikit terkendala. Siswa kinestik sering alami kebosananan jika terlalu lama menatap laptop atau gadget saat PPJ. Selain itu, beberapa orangtua siswa yang dua-duanya bekerja juga kurang maksimal dalam mengawasi anak-anak mereka. 

 

(Foto: Sindo/Ali Masduki) (hru) 

(ali)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini