Kadin Bersama ABAC Luncurkan IIF di Konferensi Internasional Perubahan Iklim Atau COP26

Istimewa, Jurnalis · Senin 01 November 2021 22:12 WIB

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury (kedua kanan) berbicara disaksikan (dari ki-ka) Climate Policy Specialist, Bureau for Policy and Programme Support at UNDP Susanne Olbrisch, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia dan Ketua Dewan Penasehat Bisnis APEC (ABAC) Indonesia Anindya Bakrie, Chairman of Standard Chartered Bank Jose Vinals dan Global Head of Climate at International Finance Corporation - World Bank Group Vivek Pathak, pada Impact Investing Forum yang diselenggarakan disela Konferensi Internasional tentang Perubahan Iklim atau Conference of the Parties (COP26), di Glasgow, Inggris, Senin 1 November 2021.

Pada forum yang diikuti para impact investor, pemimpin bisnis, dari Indonesia maupun global itu diluncurkan Indonesia Impact Fund (IIF) atau dana dampak swasta pertama di Indonesia yang berinvestasi ke perusahaan rintisan (startup) dan UMKM untuk mempercepat tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG di Indonesia.

Ketua Dewan Penasehat Bisnis APEC (ABAC) Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, dampak lingkungan dan sosial yang dimaksud merujuk pada lima tujuan yang ada dalam sustainable development goals (SDG). Yakni, pengentasan kemiskinan, layanan kesehatan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas dan mudah diakses, peningkatan partisipasi perempuan, serta kota berkelanjutan dan perumahan yang terjangkau.

Forum IIF digelar atas kolaborasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Kementerian BUMN, Kadin Indonesia, dan didukung oleh Standard Chartered Bank and Global Indonesia Professionals’ Association (GIPA). Acara dibuka oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid serta ditutup oleh Wakil Menteri BUMN Pahala Mansuryaud. (FOTO: Istimewa)( ddk)

(Ist)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini