JAKARTA - Produser Musikal Perahu Kertas Billy Gamaliel (belakang kiri), Eunike Elisaveta (belakang tengah) dan Chriskevin Adefrid (belakang kanan) bersama Pemeran Musikal Perahu Kertas Alya Syahrani (kiri), Dewara Zaqqi (kedua kiri), Christoffer Nelwan (kedua kanan) dan Marsha Lavinia (kanan) memberikan keterangan saat konferensi pers jelang pertunjukan Musikal Perahu Kertas di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra menghadirkan musikal perahu kertas yang diangkat dari novel legendaris karya Dee Lestrasi dan akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.
Musikal Perahu Kertas akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, menceri jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.
(Arif Julianto/okezone)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow