Share

Peluncuran Buku Untuk Bung Karno dan Taman Siswa

Heru Haryono, Jurnalis · Sabtu 28 Mei 2022 14:49 WIB

Ketua umum  Perkumpulan keluarga Besar  Taman Siswa (PKBTS) Muhammad Munawaroh (kiri) bersama Sejarawan Wanita Irna HN Hadi Soewito yang juga sebagai penulis buku Soewardi Soeyaningrat dalam Pengasingan tahun 1985-2019 (tengah) dan Penulis biografi Eka Budianta, saat acara Peluncuran 'Buku Untuk Bung Karno dan Taman Siswa', biografi Irna HN Hadi Soewito, Jakarta Sabtu (28/5/2022). Tumbuh besar di Kediri, Jawa Timur dan mengenyam pendidikan sebagai salah satu murid Taman Siswa membuat Irna HN Hadi Soewito amat mencintai tanah kelahirannya itu. 

 

Namun, secinta apapun terhadap Kediri, Irna tetap harus keluar dari sana dan berani menjalani pengalaman hidup di kota-kota lain yang ada di Indonesia. Di bangku sekolah menengah atas (SMA), Irna hijrah ke Malang lalu melanjutkan pendidikannya di Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada tahun 1959, di tengah masa studi perguruan tingginya ia dicurigai menjadi bagian dari organisasi mahasiswa yang terkait dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia pun menikah dan tinggal di Jakarta. 

 

Bertahun-tahun, Irna berjuang mencari keadilan untuk menghapus prasangka orang-orang yang menyudutkannya sebagai simpatisan partai terlarang, seraya tak menyerah menunjukkan eksistensi dirinya sebagai sosok wanita tangguh yang berprestasi dan serba bisa. 

 

Takdir hidupnya mengantarkannya sebagai sejarawan wanita yang memiliki keterikatan dengan tokoh-tokoh penting, mulai dari proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, hingga Ki Hadjar Dewantara, sosok penting di balik Taman Siswa. Buku biografi yang mengangkat kisah hidup sejarawan wanita tanah air yang tidak hanya penting dibaca, namun juga mampu menghadirkan percik semangat bagi anak muda untuk meraih impiannya.

(Heru Haryono)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini