Share

Pembangunan Kembali Sektor Pariwisata, Menjadi Poin Penting Menko Airlangga dalam Ministerial Retreat BIMP-EAGA

Dokumentasi Kemenko Perekonomian, Jurnalis · Sabtu 26 November 2022 18:42 WIB
Optimalisasi potensi BIMP-EAGA, terutama untuk memanfaatkan keunggulan komparatif  atas kekayaan sumber daya alam (SDA), merupakan kunci penting untuk mempercepat capaian sesuai Visi 2025. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika memimpin Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) BIMP-EAGA ke-25 Tahun 2022 Retreat
yang digelar di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (25/11/2022). “Saya senang akhirnya kita bisa bertemu langsung untuk mendiskusikan hal-hal penting yang akan memajukan kerja sama BIMP-EAGA,” ucap Menko Airlangga.Terdapat dua agenda utama yang dibahas dalam Ministerial Retreat yaitu percepatan kerja sama BIMP-EAGA termasuk penyusunan Visi Pasca 2025 dan penguatan Sekretariat BIMPEAGA Facilitation Centre (FC).
 
Terkait hal ini, Menko Airlangga menyampaikan tiga poin penting. Pertama, melipatgandakan upaya untuk merencanakan dan melaksanakan proyekproyek konkret. Langkah-langkah yang dapat dilaksanakan antara lain adalah perumusan proyek secara konvergen dan bottom-up, kolaborasi proyek untuk menguatkan rantai pasok regional, serta upaya reskilling dan upskilling dari pelaku usaha.
 
Poin kedua adalah revitalisasi konektivitas melalui pembukaan kembali atau membuat rute baru untuk mendukung perdagangan dan pariwisata. “Pembangunan kembali sektor pariwisata menjadi prioritas, berkembang menjadi tangguh dan berkelanjutan,” ungkap 
Menko Airlangga. Kemudian, poin ketiga yakni belajar dari G20 tentang percepatan transisi dan ketahanan energi di subkawasan, termasuk dalam mengembangkan model bisnis potensial untuk masa depan.
 
(Foto: Dokumentasi Kemenko Perekonomian) (hru)

(Dokumentasi Kemenko Perekonomian)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini